Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
iDEKEREN

iStory

img

ASUS ZenFone Max Pro M1: Anak Bahagia, Orang Tua Lega

/
/
/
61 Views

Koh, hape gaming yang murah apa ya? tapi yang spek-nya bagus, biar bisa main banyak game.” 

Itulah pertanyaan yang dilontarkan salah seorang rekan kerja kepadaku. Dia tahu, aku sering mengulas berbagai macam gadget, terutama smartphone. 

Saat itu, aku heran, mengapa tiba-tiba dia menanyakan soal smartphone gaming, padahal jika dilihat dari segi usia, kira-kira dia 10 tahun lebih tua dibandingkan aku.

Saat aku tanya lebih lanjut, ternyata hape gaming tadi untuk anaknya. Si anak meminta dibelikan hape yang bisa buat nge-game lancar tanpa gangguan.

Jika ngobrolin tentang ponsel gaming, sangat lumrah jika kita beranggapan bahwa untuk bisa memiliki ponsel tersebut harus merogoh kocek yang cukup dalam. Maka dari itu, jika pertanyaan dari rekan kerjaku tadi ditanyakan sebelum tahun 2017, mungkin aku akan menjawab dengan ketus “murah kok njaluk apik!” (ind: murah kok minta bagus).

Namun karena dia menanyakannya di tahun 2018, maka aku bisa menjawab dengan pasti untuk ponsel gaming murah tapi ga murahan. Jawabnku tentu saja the one and only, ASUS ZenFone Max Pro M1!

Bukan tanpa alasan aku merekomendasikan ponsel buatan ASUS tersebut. ZenFone Max Pro M1 memiliki fitur-fitur impian para mobile gamer yang ga bisa ditolak.

Alasan pertama, ZenFone Max Pro M1 mampu melahap banyak game-game berat dengan pengaturan rata kanan a.k.a paling tinggi. Sebut saja Asphalt 8, Taken, Mobile Legends, AoV, Lineage 2, PUBG dan Marvel Future Fight tanpa ngerasain frame drop atau bikin hape terasa panas.

Alasan kedua, baterai jumbo. Ga ada yang lebih nyebelin daripada ketika baru asik main game kemudian muncul notifikasi low battery. Bagi pemain game-game MOBA seperti AoV atau Mobile Legends, pastinya bakal bikin bete kalau mengalami hal ini, karena AFK berada di depan mata.

Dengan kapasitas batera 5000 mAh, aku bisa bermain game sampai tangan kesemutan. Ya jika dipakai untuk aktivitas normal, ponsel ini bisa bertahan hingga 24 jam.

Asiknya, untuk mendapatkan kembali daya baterai hingga 100%, hanya dibutuhkan waktu kurang dari 1.5 jam saja. Hal itu karena ZenFone Max Pro M1 sudah memiliki fitur Quick Charge 4.0.

Alasan ketiga, layar yang sudah bezeless. Mengikuti tren kekinian, ZenFone Max Pro M1 sudah dibekali dengan infinity display dan bezeless. 

Dengan layar yang hampir tidak memiliki frame, membuatku lebih nyaman dalam bermain game, terutama untuk game-game yang menggunakan maps seperti AoV, Mobile Legends atau PUBG. Aku bisa melihat maps sedikit lebih luas dibandingkan jika bermain menggunakan smartphone yang belum mengadaptasi trend infinity display. 

Dan yang paling penting, ga pake poni!

Karena layarnya yang luas itu, maka hanya dengan dimensi sebesar 5.5 inchi, kita bisa mendapatkan luas layar sebesar 5,99 inchi.

Spesifikasi Teknis

Model

ZenFone Max Pro M1 (ZB602KL)

Display, Resolution

Full HD+ 2.160 x 1.080 pixel, 18:9 Full View Display 2.5D curve glass with 450nits

SoC Processor

CPU

Qualcomm Snapdragon 636 8x (octa-core) 14nanometer Kryo 260 CPU up to 1.8GHz

GPU

Qualcomm® AdrenoTM 509 GPU

Memory

RAM / Storage

LPDDR4 3GB RAM , 32GB ROM
LPDDR4 4GB RAM , 64GB ROM
LPDDR4 6GB RAM , 64GB ROM
Supports up to 256GB MicroSD, 100GB Google Drive (free 1 year)

Camera System

Rear (main) Camera

13MP / 16MP with f/2.0 Aperture, Phase Detection Auto Focus, LED flash

Rear (wide) Camera

5MP / 8MP 120o wide-angle camera for 200% wider view for bokeh effect

Front camera

8MP / 16MP, LED flash

Camera feature

PixelMaster 4.0 camera mode:
Beauty, Auto (with HDR features), Selfie Panorama, GIF Animation

Wireless

WLAN 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2, Wi-Fi direct

Sensor

Rear fingerprint sensor (0.3 seconds unlock, supports 5 fingerprints), Face Recognition, Accelerator, E-Compass, Proximity, Ambient Light Sensor, Gyroscope

SIM card and SD slot

Triple Slots: dual SIM, one MicroSD card
Slot 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card
Slot 2: 2G/3G/4G Nano SIM Card
Slot 3: Supports up to 256GB MicroSD card
Both SIM card slots support 3G WCDMA / 4G LTE network band. But only one SIM card can connect to 4G LTE service at a time.

Network

FDD-LTE, TD-LTE, WCDMA, GSM
Data rate:
DC-HSPA+ (DL/UL): 42/5.76 Mbps; LTE CAT 7 (DL/UL): 300/150 Mbps, 3CA support

GPS

GPS, AGPS, Glonass, BDS

OS

Pure Android 8.0 Oreo

Battery

5.000mAh capacity with fast charging, ASUS PowerMaster technology, 2x longer battery lifespan, up to 35 days 4G standby, up to 42 hours 3G talk time, up to 20 hours video playback, up to 28 hours Wi-Fi web browsing

Audio / Microphone

Loud speaker, PMIC internal amplifier, Dual internal microphones with ASUS Noise Reduction Technology, FM Receiver

Size / Weight

159 x 76 x 8.46 mm / 180 grams

Color

Deepsea Black and Meteor Silver

Setelah mendengarkan alasan-alasan mengapa ZenFone Max Pro M1 bakal jadi smartphone yang cocok untuk anaknya yang sangat suka main game. Maka pertanyaan selanjutnya tentu masalah harga.

Aku agak lucu ketika melihat raut wajahnya yang sedikit tegang ketika bertanya soal harga. Wajar saja, dengan fitur-fitur kelas atas yang aku sebut tadi, sangat mudah bagi banyak orang untuk menduga harga dari ZenFone Max Pro M1 ini mahal.

Dan ketika aku menyebutkan harga yang hanya 2 juta lebih sedikit, raut wajah yang semula tegang berubah menjadi raut muka bahagia.

Raut muka yang menggambarkan kebahagian seorang ayah yang bisa mengabulkan permintaan anaknya, tanpa harus membuat cash flow dapur berantakan.

The End of Story…

3 hari kemudian, aku bertemu rekan kerjaku di salah satu pusat perbelanjaan di kota Yogyakarta. Sambil tersenyum dan memperlihatkan sebuah ponsel yang bagiku sangat familiar, dia berkata, “koh, makasih lho sarannya kemarin, sekarang aku bisa puas main game tanpa nge-lag”.

Di sebelahnya, seorang laki-laki berumur sekitar 13 tahun yang aku duga adalah anaknya duduk dengan wajah cemberut.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Reply

This div height required for enabling the sticky sidebar
%d bloggers like this: