Categories
Log

Digital Nomad Plan: Festival Tanjung Kelayang Belitung

Bulan ini, di Belitung akan diadakan Festival Tanjung Kelayang untuk yang kedua kalinya. Saat mencari informasi tersebut di internet, aku menemukan banyak hal menarik untuk dijelajahi di festival tersebut.

Tahun lalu, Festival Tanjung Kelayang menampilkan berbagai parade Pelangi Budaya, drama kolosal cerita rakyat belitung, pentasi seni budaya daerah, pameran produk UKM, seminar/talkshow, fashion show, pesta kembang api dll.

Festival ini tentu saja diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, dan akan diselenggarakan pada tanggal 15 – 19 November 2019 (bulan ini).

Ketertarikan ku dengan Belitung sebenarnya cukup mainstream, bermula dari sebuah novel yang berjudul Laskar Pelangi. Dari novel tersebut, aku menjadi penasaran dan menjadikan Belitung sebagai tempat tujuan digital nomad-ku suatu saat nanti.

Dan hari ini adalah saat itu.

Di suatu pagi, aku di japri oleh rekan sesama blogger, mbak Katerina. Dia menawarkan sebuah undangan dari dinas pariwisata kabupaten Belitung untuk meliput Festival Tanjung Kelayang 2 di bulan November.

Pungguk tak lagi merindukan bulan, keinginanku untuk pergi ke Belitung hampir terwujud dengan ajakan tersebut. Tak perlu menunggu waktu lama, ajakan tersebut aku jawab segera.

Tentu saja, selain melihat festival Tanjung Kelayang, aku juga ingin menjelajahi Belitung. Mbak Katerina ternyata juga menawarkan untuk ikutan trip Belitung selama beberapa hari. Trip yang ditawarkan sepertinya terlalu sayang untuk dilewatkan.

Percakapan ku dengan mbak Katerina soal trip jadi semakin menyenangkan. Aku sudah tak sabar untuk bisa menjelajahi Belitung, dan menemukan tempat-tempat asik untuk digital nomad di sana.

Di akhir pembicaraan, aku menanyakan agenda mbak Katerina di Belitung. Ternyata dia diminta oleh Dinas Pariwisata kabupaten Belitung untuk menjadi juri lomba vlog yang bertemakan Belitung.

Nah buat kalian yang tertarik dengan lomba Vlog tersebut, kalian bisa lihat informasinya di bawah ini.

Hmm, sepertinya aku juga mau ikut deh, mumpung kesana kan.

Categories
Log

HBD ASUS yang ke 30

Untuk sebuah perusahaan teknologi, bisa merayakan ulang tahun yang ke 30 bukanlah hal mudah. Dibutuhkan konsistensi, inovasi dan penguasaan pasar agar bisa tetap eksis bersain dengan perusahaan lain.

ASUS, sebuah perusahaan teknologi yang dikenal sebagai pembuat laptop dan smartphone adalah salah satu dari beberapa perusahaan yang mampu bertahan hingga diusia 30 tahun. Tepat di tahun 2019 ini, perusahaan asal Taiwan ini genap merayakan kiprah mereka yang ke 30 di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri, ASUS cukup dikenal dan bahkan merajai pasar laptop, baik untuk yang entry-level hingga ke laptop yang dikhusukan untuk para gamers (ROG).

Seperti yang disampaikan oleh mas Muhammad Firman sebagai Head of Public Relation ASUS Indonesia pada acara roadshow di Yogyakarta, ASUS berhasil mendominasi pasar laptop konsumer dengan 41% dan laptop gaming di angka 57%.

Bisa dibayangkan, dengan dominasi seperti itu, apa yang telah dilakukan oleh ASUS sangatlah luar biasa.

Tapi seperti sebuah keharusan yang dilakukan untuk semua perusahaan teknologi dunia, tidak ada waktu untuk selebrasi terlalu lama. Di tahun 2019, ASUS pun mencanangkan target yang cukup ambisius.

Mereka ingin mencapai market share 50% untuk pasar laptop konsumen, 60% untuk pasar gaming, 30% untuk pasar pemerintahan, SMB dan sekolah, serta bisa menjaga militansi pengguna smartphone mereka yang diberi nama ZenFans.

Lini smartphone dari ASUS memang berbanding terbalik dengan divisi laptop mereka. ASUS terlempar dari 5 besar, tergusur oleh pendatang baru Realme. Ya semoga saja ASUS bisa menemukan strategi jitu untuk mengembalikan kejayaan mereka di lini ponsel pintar.

Selain ingin mengembangkan lini yang sudah ada, di tahun 2019 ini ASUS juga mulai kembali melirik pasar bisnis yang sempat ditinggalkan hampir 2 tahun belakangan ini. ASUS berencana akan merilis suksesor ASUSpro dibulan Agustus ini.

Sekali lagi, selamat ulang tahun yang ke-30, semoga makin sukses dan inovatif.

Oh ya, request dong, mbok ya logo ASUS diganti, kayak ROG itu lho, kan keren.

Categories
Log

Hotel Savoy Homann: Hotel Heritage yang Cocok Untuk Staycation

Hari kedua di Bandung, aku berpindah dari budget hotel ke hotel mewah. Hotel Savoy Homann adalah tempat menginapku selanjutnya.

Hotel Savoy Homan ini memiliki sejarah yang panjang. Itulah mengapa hotel ini masuk ke dalam hotel heritage.

Hotel ini dibangun pada tahun 1880 oleh seorang warga Jerman bernama Mr. A. Homann dan menjadi hotel terbesar se-Asia Tenggara pada masanya.

Hotel Savoy Homann sudah mengalami banyak perubahan. Awalnya, hotel ini bergaya Baroq. Kemudian pada akhir era 30-an, hotel ini mengalami perubahan gaya menjadi hyper modern hingga sekarang.

Sejarah Savoy Homann tidak hanya sampai disita saja. Hotel ini menjadi tempat menginap para kepala negara yang mengikuti Konferensi Asia-Afrika pada tahun 1955.

Banyak pejabat dan artis tenar yang pernah singgah di hotel tersebut. Salah satunya adalah Charlie Chaplin.

Tak heran, hotel ini sangat percaya diri memberikan slogan “tempat persinggahan orang-orang penting”.

Hotel Savoy Homann memiliki total 185 kamar hotel dengan lima tipe, yaitu Deluxe, Executive, Junior Suite, Suite dan Homann Suite.

Aku menginap di kamar tipe Deluxe.

Bangunan Hotel Savoy Homann sangat luas dan memiliki banyak bagian, ada Tower Wings, Millenium Wings, Garden Wings dan Asia Afrika Wings.

Karena saking luas dan kompleksnya arsitektur dari bangunan ini, aku sempat nyasar menuju kamar karena salah menggunakan lift.

Bangunannya memang sangat mengesankan arsitektur khas Belanda.

Buat yang suka membayangkan bagaimana orang-orang jaman dulu menikmati hidupnya, tempat ini bisa menjadi inspirasi kalian.

Menurut staf hotel, desain kamar yang masih sesuai aslinya terletak di Asia Afrika Wing. Jadi jika kalian ingin wisata sejarah, pastikan request di kamar bagian tersebut.

Selain bangunan dan interior klasik, hotel ini memiliki beberapa fasilitas seperti ruang makan bergaya outdoor (meskipun ada atap yang mencegah dari hujan), kolam renang, ruang kebugaran, ruang bermain anak, spa, ballroom dan ruang pertemuan.

Ada juga hiburan live music ketika malam hari di ruang makan. Jadi kita bisa mendapatkan pengalaman barbeque night dengan diiringi live music. Syahdu.

Untuk harga paket barbeque night sebesar Rp 158.000/orang/nett (all you can eat).

Selain paket barbeque night, hotel Savoy Homann juga menyediakan paket Rijsttafel – Family Style.

Paket ini disediakan jika kalian ingin mendapatkan suasana makan yang lebih privat bersama keluarga atau rekan bisnis.

Lokasi hote Savoy Homann sangatlah strategis. Terletak di titik nol kilometer Bandung, kita bisa menjangkau berbagai destinasi populer seperti alun-alun Bandung, Pasar Baru, Braga dan museum Konferensi Asia-Afrika hanya cukup dengan berjalan kaki saja.

Apakah aku puas menginap di sini? Tentu saja iya. Dengan berbagai fasilitas yang diberikan, hotel Savoy Homann adalah tempat yang tepat jika kalian bepergian bersama keluarga.

Selain cocok sebagai tempat menginap orang-orang luar Bandung yang ingin berwisata, hotel ini juga cocok untuk Staycation.

Hotel Savoy Homann Bandung terletak di Jalan Asia-Afrika 112, Bandung.

Categories
Log

Acer Day 2019: Saatnya Ganti Laptop Baru

Mau beli laptop tapi nunggu promo? apalagi buat kalian fans dari Acer, sekarang adalah saat yang tepat. Acer Day kembali hadir di tahun 2019, bukan hanya menawarkan promo untuk lini laptop mereka, Acer Day 2019 juga memperkenalkan produk baru yang cukup menjanjikan untuk para konten kreator.

Aku mulai dari hal yang membuatku terkesan diacara Acer Day 2019 yang diselenggarakan di Artotel Yogyakarta.

Acer Concept D

sumber: UltrabookReview.com

Inilah laptop terbaru Acer yang ditujukan untuk kalian para konten kreator. Jika berbicara soal spesifikasi, tentunya Concept D sudah membawa prosesor terbaru dari Intel dan grafis RTX terbaru dari NVIDIA. Jadi urusan performa, kalian ga usah tanyakan deh. Mau dipakai buat edit video 4K bisa dilibas sama Concept D.

Yang bikin menarik dari laptop Acer terbaru ini adalah layar yang sudah mendukung Adobe RGB color gamut dan dukungan Delta E<1,5. Jadi warna asli dan yang ada di laptop sudah semakin mirip aslinya.

Promo Acer Day 2019

Jadi apa saja produk yang ditawarkan di Acer Day 2019 kali ini? Pertama, kalian yang menyukai laptop tipis nan ringkas, bisa membeli Acer Swift 3. Dengan desain yang cakep, laptop ini ga hanya bisa bantu bekerja, tapi juga ga malu-maluin kalau kalian lagi kerja di cafe.

Di promo kali ini, Swift 3 bisa kalian beli dengan harga Rp 6.499.000. Bahkan untuk tipe Swift 3 (SF314-41), kalian akan mendapatkan bonus printer Canon PIXMA.

Kedua, buat kalian para gamers, Acer Nitro 5 merupakan salah satu laptop Acer yang mendapatkan promo. Harga mulai dari 11 juta dan akan mendapatkan cashback 1 juta plus bonus mouse Nitro.

Selain promo cashback dan bonus gear, Acer juga memberikan promo berupa gratis Office 365, garansi hingga 3 tahun serta Acer Poin reward yang bisa kalian gunakan untuk mendapatkan hadiah berupa jalan-jalan ke Korea, laptop Swift 3 dan gear lain. Ada sekitar 2222 hadiah yang bisa kalian dapatkan pada event kali ini.

Untuk Acer Poin reward, kalian bisa dapatkan infonya di web resmi mereka di sini.

Acer Day 2019 ini akan berlangsung mulai 18 Juli dan berakhir pada 30 September 2019. Jadi buat kalian yang mau ganti laptop, mungkin inilah saatnya.

Categories
Log

Kemari Caffe: Good Coffee, Cozy Place, Slow Internet

Sudah lama aku ga nulis di blog ini. Meskipun masih tetap menganut gaya hidup nomad, namun kemalasan untuk menuangkan pengalaman bekerja di luar kantor masih belum bisa diatasi dengan baik.

Tapi, mari kita mulai satu langkah kecil proyek #OneDayOnePost dengan menuliskan pengalamanku bekerja di Kemari Caffe yang terletak di provinsi Yogyakarta.

Kemari Caffe beralamat di Jl. Pedak No.19, Tegal Tanda, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281. 

Meskipun beralamatkan di Bantul, tapi percayalah, lokasi kafe ini lebih dekat ke pusat kota Jogja daripada ke kota Bantul.

Ruangan

Kemari Café menghadirkan desain ruangan yang memadukan konsep industrial dengan berbagai jenis meja yang bisa digunakan. Ada yang dikhususkan untuk kerja, nongkrong Bersama teman ataupun kencan.

Secara keseluruhan, aku suka dengan konsepnya. Kemari Café memiliki dua lantai, lantai bawah untuk yang non-smoking, dan lantai atas untuk berkumpulnya para ahli-hisap.

Menu

Sama seperti coffee shop kekinian, Kemari menyuguhkan beberapa menu kopi dan non kopi. Tentu saja, memesan menu khas mereka adalah hal yang sering kulakukan ketika mencoba café baru.

Aku memesan Es Kopi Malaikat (kopi susu dengan gula aren) dan teh hangat khas mereka. Oh ya, aku juga memesan beberapa camilan.

Rasa kopinya menurutku sih biasa, rasa sirupnya lebih dominan dibandingkan kopinya.

Lain-lain

Kemari café memiliki toilet dan mushola. Jadi buat kalian yang ingin berlama-lama di tempat ini, tak perlu takut untuk nahan pipis dan tetap bisa sholat bagi yang muslim.

Pengalaman

Aku berada di Kemari kurang lebih 4 jam, dan pengalamanku, untuk meeting atau sekedar nongkrong Bersama teman, Kemari bisa dijadikan tempat menarik.

Namun jika kalian mencari koneksi internet, maka Kemari bukan tempat yang tepat.

Berada di daerah yang banyak coffee shop sebenarnya Kemari bisa menjadi pilihan nongkrong yang asik.

Jika kopi andalan mereka bisa ditingkatkan, serta koneksi internet dipercepat, mungkin Kemari akan lebih menyenangkan digunakan sebagai tempat nomad.

Categories
Log

ASUS ZenFone Max Pro M1: Anak Bahagia, Orang Tua Lega

Koh, hape gaming yang murah apa ya? tapi yang spek-nya bagus, biar bisa main banyak game.” 

Itulah pertanyaan yang dilontarkan salah seorang rekan kerja kepadaku. Dia tahu, aku sering mengulas berbagai macam gadget, terutama smartphone. 

Saat itu, aku heran, mengapa tiba-tiba dia menanyakan soal smartphone gaming, padahal jika dilihat dari segi usia, kira-kira dia 10 tahun lebih tua dibandingkan aku.

Saat aku tanya lebih lanjut, ternyata hape gaming tadi untuk anaknya. Si anak meminta dibelikan hape yang bisa buat nge-game lancar tanpa gangguan.

Jika ngobrolin tentang ponsel gaming, sangat lumrah jika kita beranggapan bahwa untuk bisa memiliki ponsel tersebut harus merogoh kocek yang cukup dalam. Maka dari itu, jika pertanyaan dari rekan kerjaku tadi ditanyakan sebelum tahun 2017, mungkin aku akan menjawab dengan ketus “murah kok njaluk apik!” (ind: murah kok minta bagus).

Namun karena dia menanyakannya di tahun 2018, maka aku bisa menjawab dengan pasti untuk ponsel gaming murah tapi ga murahan. Jawabnku tentu saja the one and only, ASUS ZenFone Max Pro M1!

Bukan tanpa alasan aku merekomendasikan ponsel buatan ASUS tersebut. ZenFone Max Pro M1 memiliki fitur-fitur impian para mobile gamer yang ga bisa ditolak.

Alasan pertama, ZenFone Max Pro M1 mampu melahap banyak game-game berat dengan pengaturan rata kanan a.k.a paling tinggi. Sebut saja Asphalt 8, Taken, Mobile Legends, AoV, Lineage 2, PUBG dan Marvel Future Fight tanpa ngerasain frame drop atau bikin hape terasa panas.

Alasan kedua, baterai jumbo. Ga ada yang lebih nyebelin daripada ketika baru asik main game kemudian muncul notifikasi low battery. Bagi pemain game-game MOBA seperti AoV atau Mobile Legends, pastinya bakal bikin bete kalau mengalami hal ini, karena AFK berada di depan mata.

Dengan kapasitas batera 5000 mAh, aku bisa bermain game sampai tangan kesemutan. Ya jika dipakai untuk aktivitas normal, ponsel ini bisa bertahan hingga 24 jam.

Asiknya, untuk mendapatkan kembali daya baterai hingga 100%, hanya dibutuhkan waktu kurang dari 1.5 jam saja. Hal itu karena ZenFone Max Pro M1 sudah memiliki fitur Quick Charge 4.0.

Alasan ketiga, layar yang sudah bezeless. Mengikuti tren kekinian, ZenFone Max Pro M1 sudah dibekali dengan infinity display dan bezeless. 

Dengan layar yang hampir tidak memiliki frame, membuatku lebih nyaman dalam bermain game, terutama untuk game-game yang menggunakan maps seperti AoV, Mobile Legends atau PUBG. Aku bisa melihat maps sedikit lebih luas dibandingkan jika bermain menggunakan smartphone yang belum mengadaptasi trend infinity display. 

Dan yang paling penting, ga pake poni!

Karena layarnya yang luas itu, maka hanya dengan dimensi sebesar 5.5 inchi, kita bisa mendapatkan luas layar sebesar 5,99 inchi.

Spesifikasi Teknis

Model

ZenFone Max Pro M1 (ZB602KL)

Display, Resolution

Full HD+ 2.160 x 1.080 pixel, 18:9 Full View Display 2.5D curve glass with 450nits

SoC Processor

CPU

Qualcomm Snapdragon 636 8x (octa-core) 14nanometer Kryo 260 CPU up to 1.8GHz

GPU

Qualcomm® AdrenoTM 509 GPU

Memory

RAM / Storage

LPDDR4 3GB RAM , 32GB ROM
LPDDR4 4GB RAM , 64GB ROM
LPDDR4 6GB RAM , 64GB ROM
Supports up to 256GB MicroSD, 100GB Google Drive (free 1 year)

Camera System

Rear (main) Camera

13MP / 16MP with f/2.0 Aperture, Phase Detection Auto Focus, LED flash

Rear (wide) Camera

5MP / 8MP 120o wide-angle camera for 200% wider view for bokeh effect

Front camera

8MP / 16MP, LED flash

Camera feature

PixelMaster 4.0 camera mode:
Beauty, Auto (with HDR features), Selfie Panorama, GIF Animation

Wireless

WLAN 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2, Wi-Fi direct

Sensor

Rear fingerprint sensor (0.3 seconds unlock, supports 5 fingerprints), Face Recognition, Accelerator, E-Compass, Proximity, Ambient Light Sensor, Gyroscope

SIM card and SD slot

Triple Slots: dual SIM, one MicroSD card
Slot 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card
Slot 2: 2G/3G/4G Nano SIM Card
Slot 3: Supports up to 256GB MicroSD card
Both SIM card slots support 3G WCDMA / 4G LTE network band. But only one SIM card can connect to 4G LTE service at a time.

Network

FDD-LTE, TD-LTE, WCDMA, GSM
Data rate:
DC-HSPA+ (DL/UL): 42/5.76 Mbps; LTE CAT 7 (DL/UL): 300/150 Mbps, 3CA support

GPS

GPS, AGPS, Glonass, BDS

OS

Pure Android 8.0 Oreo

Battery

5.000mAh capacity with fast charging, ASUS PowerMaster technology, 2x longer battery lifespan, up to 35 days 4G standby, up to 42 hours 3G talk time, up to 20 hours video playback, up to 28 hours Wi-Fi web browsing

Audio / Microphone

Loud speaker, PMIC internal amplifier, Dual internal microphones with ASUS Noise Reduction Technology, FM Receiver

Size / Weight

159 x 76 x 8.46 mm / 180 grams

Color

Deepsea Black and Meteor Silver

Setelah mendengarkan alasan-alasan mengapa ZenFone Max Pro M1 bakal jadi smartphone yang cocok untuk anaknya yang sangat suka main game. Maka pertanyaan selanjutnya tentu masalah harga.

Aku agak lucu ketika melihat raut wajahnya yang sedikit tegang ketika bertanya soal harga. Wajar saja, dengan fitur-fitur kelas atas yang aku sebut tadi, sangat mudah bagi banyak orang untuk menduga harga dari ZenFone Max Pro M1 ini mahal.

Dan ketika aku menyebutkan harga yang hanya 2 juta lebih sedikit, raut wajah yang semula tegang berubah menjadi raut muka bahagia.

Raut muka yang menggambarkan kebahagian seorang ayah yang bisa mengabulkan permintaan anaknya, tanpa harus membuat cash flow dapur berantakan.

The End of Story…

3 hari kemudian, aku bertemu rekan kerjaku di salah satu pusat perbelanjaan di kota Yogyakarta. Sambil tersenyum dan memperlihatkan sebuah ponsel yang bagiku sangat familiar, dia berkata, “koh, makasih lho sarannya kemarin, sekarang aku bisa puas main game tanpa nge-lag”.

Di sebelahnya, seorang laki-laki berumur sekitar 13 tahun yang aku duga adalah anaknya duduk dengan wajah cemberut.

Categories
Log

Aku Dapatkan Kembali iPhone X Seharga Rp 2000,-

Beruntung, adalah kata yang tepat untuk menggambarkan apa aku alami beberapa hari kemarin. Aku hampir saja kehilangan sebuah iPhone X ketika dalam perjalanan pulang. Tepatnya, aku tak sengaja meninggalkannya di mobil Grab yang aku tumpangi.

Setelah menyelesaikan beberapa agenda sedari pagi, akhirnya aku memutuskan untuk pulang menggunakan Grab.

Aku bukan pengguna aktif Grab, aku lebih suka memilih layanan Go-Car sebenarnya. Namun karena Grab memiliki fitur multi-trip (aku naik Grab bersama teman untuk mengirit biaya. wkwkwk), maka aku putuskan untuk menggunakan layanan tersebut.

Singkat cerita, sampailah aku di dekat rumah. Total tarif yang harus dibayar adalah Rp 38.000. Karena tidak ada uang pas, maka kuberikan 4 lembar uang 10 ribu kepada driver-nya yang bernama Avif (namanya sedikit mirip). Tentu saja driver menawarkan kembalian, namun aku tolak, hitung-hitung aku belajar memberikan tip.

Ketika masuk rumah, aku langsung menaruh tas di kamar kemudian membersihkan diri.

20 menit kemudian, aku hendak menuju ruang kerja yang ada di rumah, dan disinilah aku mulai mencari iPhone X. 5 menit tak ketemu, aku tak panik, toh aku memang orang yang teledor, suka taruh barang sembarangan dan lain sebagainya. Hingga akhirnya aku menggunakan cara terakhir, yaitu menelpon ponselku.

“Hallo”, begitu mendengar suara itu, aku sedikit kaget.

Tak sampai sedetik, suara itu kembali terdengar “saya sudah ada di tempat yang tadi, tapi saya lupa rumahnya”.

“Oh iya”, begitu kataku. Segera kututup telepon dan aku berlari menuju tempat di mana driver Grab tadi mengantarku.

Sedikit berbincang dan mengucapkan terima kasih kepada driver tersebut. Setelah driver menghilang dari pandangan, baru aku tersadar, betapa bodoh aku karena tidak memberikan balasan terima kasih yang cukup.

Melalui blog ini, sekali lagi, aku mengucapkan terima kasih kepada mas Avif Roy Rahman yang sudah menjadi orang baik. Semoga rejekinya lancar dan berkah. Amin.