Categories
Travel Destination

Abadi Bagelen: Oleh-Oleh Khas Bandung Pembawa Kenangan

Jika berbicara soal oleh-oleh khas Bandung, akan ada berbagai macam oleh-oleh yang bisa dibeli. Temanku merekomendasikan Bagelen yang dijual di toko oleh-oleh Abadi Bagelen.

Pertama, aku tidak tahu apa itu Bagelen. Oleh karenanya aku dengan senang hati menuju ke Abadi Bagelen untuk mencobanya. Setelah sampai di sana dan mengetahui apa itu Bagelen, aku tersenyum lebar.

Bagelen ternyata adalah roti lapis sederhana yang terdiri dari roti lapis mirip burger dan diisi dengan krim vanila.

Meskipun sederhana, Bagelen ini merupakan jenis makanan yang everlasting, tidak tergerus oleh jaman. Makanan ini ternyata sudah aku kenal sejak kecil. Ibu ku sering membelikannya ketika pagi untuk sarapan (aku bukan tipe orang yang suka sarapan berat), sebelum berangkat sekolah.

Dan benar saja, ketika aku mencobanya, pikiranku langsung memutar kenangan masa kecil. Rasa khas Bagelen sangat terasa, meskipun secara keseluruhan, Bagelen yang dibuat oleh Abadi Bagelen lebih enak, baik rotinya maupun krim vanila nya.

Saat aku tanya ke pemiliknya, resep Bagelen miliknya sangat otentik dan masih asli sejak generasi pertama. Resepnya langsung datang dari Belanda dan tidak mereka ubah sedikitpun hingga sekarang. Tentu saja, mereka menolak secara halus ketika aku meminta untuk melihat proses pembuatannya. Mungkin takut rahasia nya terungkap.

Untuk menjaga agar eksis di era millenial, mereka mengubah kemasannya agar menarik kaum muda. Mereka membuat kemasan yang Instagramable. Namun soal rasa, mereka tetap menjaga keasliannya.

Selain menjual roti Bagelen basah (warmbollen), mereka juga menyediakan varian kering. Dengan bentuk yang lebih kecil dan tekstur yang berbeda, roti Bagelen kering ini sangat cocok sebagai camilan ketika sore hari sambil ditemani secangkir teh hangat atau kopi tanpa gula.

Layaknya toko oleh-oleh pada umumnya, Abadi Bagelen juga menjual berbagai oleh-oleh khas Bandung lainnya. Salah satu yang aku icip adalah kue jahe (yang aku lupa namanya) dengan bentuk orang Belanda. Rasanya cukup enak dan jahe-nya tiadk terlalu mendominasi. Jadi masih aman untuk perut.

Sayangnya, karena memang aku meniatkan untuk mencoba roti Bagelannya saja (baca: duit terbatas), hanya tiga makanan itulah yang aku icip.

Jika memang ada kesempatan ke Bandung lagi, sepertinya aku akan mampir ke toko tersebut untuk membeli Bagelen basah nya.

Jika kalian ingin kesana, toko Abadi Bagelen terletak di jalan Purnawarman 49, Bandung, atau bisa langsung kunjungi Instagram nya di @abadibagelen.

Categories
Travel Destination

Retropoint: Penginapan Murah dan Instagramable di Bandung

Cari penginapan murah di Bandung? sepertinya sekarang udah ga susah lagi kalau cari tempat penginapan murah di Bandung, apalagi jika kalian seorang backpacker. 

Salah satu penginapan murah di Bandung yang aku rekomendasikan adalah Retropoint, yang terletak di jalan H. Basar No 61 Bandung.

Lokasi

Lokasi penginapan ini cukup strategis, dekat dengan beberapa tempat strategis di kota Bandung. Sebut saja Stasiun Kota dan daerah tongkrongan hit, Paskal.

Memang, untuk menuju ke Retropoint, kalian harus dipandu dengan Google Maps karena jalan yang menuju kesana hanya bisa untuk satu mobil saja (satu arah). Jika ingin aman, cukup pesan ojek online saja.

Ruangan

Walaupun masuk ke kategori penginapan murah, Retropoint tetap memiliki kualitas bangunan dan interior yang bagus. Bahkan menurutku cukup Instagramable! Sebuah syarat mutlak di era millenial saat ini.

Aku sendiri suka dengan desain kamar dari Retropoint, minimalis dan ga banyak ornamen.

Yang bikin surprise adalah, adanya ruangan tidur tingkat untuk ekstra bed. Aku baru menemukan hal seperti itu di Retropoint!

Di dalam kamar juga ada TV yang bisa kita gunakan. Sayangnya aku ga terlalu berminat untuk melihat TV ketika berada di hotel. Jadi aku ga tau apakah Retropoint menyediakan saluran TV kabel atau tidak.

Mereka juga menyediakan meja-kursi yang cukup nyaman digunakan untuk bekerja. Sebagai seorang digital nomad, fasilitas ini sangat penting untuk ada.

Untuk ukuran penginapan seharga 250 ribu, ukuran kamarnya cukup luas dan bersih.

Fasilitas

Aku merasa fasilitas yang diberikan sangat baik jika dibandingkan dengan harga.

Ada free flow air putih, teh dan kopi yang bisa kalian bikin di pantri.

WiFi yang bisa digunakan secara bebas, meskipun kecepatan internetnya sangat standar serta toiletries tanpa sikat dan pasta gigi.

Overall, aku tidak akan ngomel dengan fasilitas yang didapat, meskipun jika ada perbaikan akan lebih baik lagi. Terutama untuk koneksi WiFi nya.

Kesimpulan

Jika ditanya apakah menginap di Retropoint memuaskan? Aku jawab Ya! Dengan harga 250 ribu dan mendapatkan fasilitas yang cukup untuk kebutuhan, Retropoint merupakan penginapan murah di Bandung dengan predikat value for money.

Ditambah lagi, interior yang diberikan cukup Instagramable untuk memuaskan dahaga para millenial untuk mengisi kontennya dengan feed yang estetis.